Layanan Desain

Layanan Desain

Minggu, 04 Desember 2011

Memijah Ikan Cupang

Ikan cupang atau betta splendens merupakan ikan air tawar yang habitat utamanya ada di beberapa negara di asia tenggara seperti indonesia, thailand, malaysia dan vietnam. Ikan cupang yang bertubuh mungil ini pada awalnya dikenal sebagai ikan aduan. Seiring berjalannya waktu, beberapa hobiis atau peternak ikan cupang berhasil menciptakan beberapa jenis dari ikan cupang. Beberapa diantaranya adalah :

* Halfmoon
* Serit / Crowntail
* Plakat
* Plakat Halfmoon
* Giant Betta
* DLL

Di tulisan ini saya akan membahas tentang cara memijah atau mengawinkan ikan cupang. Untuk memijahkan ikan cupang ini tidak terlalu sulit, kita hanya butuh ketelitian dan kesabaran. Selain itu kondisi alam disekitar tempat pemijahan seperti kualitas air, cuaca, dan suhu juga harus diperhatikan. Hal tersebut agar nantinya proses pemijahan dan perkembangan ikan cupang dari burayak hingga menjadi cupang dewasa tidak mengalami gangguan. Untuk membudidayakan ikan cupang, kita harus memperhatikan indukan yang akan di pijah atau dikawinkan. Tujuannya agar anakan yang dihasilkan nantinya benar-benar sempurna. Untuk indukan sendiri, tiap jenis ikan cupang harus dikawinkan dengan jenis yang sama, seperti Halfmoon dengan Halfmoon, Serit dengan serit, Plakat dengan plakat, sangat disarankan sewarna, dan begitu seterusnya. Kalau anda mau bereksperimen untuk mengawinkan ikan cupang juga boleh, tapi hasilnya mungkin bervariasi. Untuk menghasilkan anakan yang bagus, hal-hal yang harus diperhatikan dari kedua indukan antara lain :

* Sudah cukup umur, tentunya victory
* Dipilih yang paling bagus, untuk jantan seperti halfmoon bukaan siripnya harus benar-benar sempurna, tidak robek atau cacat, dll.
jantan halfmoon

Halfmoon Jantan
* Warna cerah.
* Sehat, untuk mengetahui ikan cupang yang sehat dapat dilihat dari keaktifan ikan dalam bergerak, agresif ketika melihat ikan cupang yang lain, dan segagainya. Ikan yang sering mengapung atau tidak bereaksi terhadap ikan lain merupakan ikan yang kurang sehat dan tidak bagus bila dipijahkan.

ikan cupang yang sakit

ikan cupang yang sakit
* Kalau anda ragu dengan kualitas indukan, saya sarankan untuk bertanya kepada penjualnya. Karena kalau orang awam pasti susah untuk menentukan kualitas ikan cupang.

Ikan cupang betina, ciri-cirinya antara lain siripnya lebih pendek dari ikan jantan, badannya lebih kecil. Untuk cupang betina yang siap kawin dapat dilihat dari perutnya yang buncit, dan di bawah perutnya ada gumpalan kecil berwarna putih.

ikan cupang betina

ikan cupang betina siap kawin

Setelah menentukan indukan, kita persiapkan air, dan alat-alat untuk memijah. Untuk air, saya sarankan menggunakan air sungai atau air sumur, jangan pernah menggunakan sumber air yang sudah terkontaminasi bahan-bahan kimia seperti air mineral dan turunannya, air pam, dll. Untuk wadah bisa menggunakan baskom kecil, atau aquarium mini dengan tinggi 15 cm dan lebar 20 cm. Setelah semuanya lengkap saat nya proses pemijahan dimulai.

* Pertama-tama baskom atau aquarium mini diisi air dengan ketinggian minimal 10 Cm, dan masukan juga beberapa tanaman air yang nantinya sebagai tempat bermain burayak. Untuk tanaman air dimasukan sedikit saja, jangan sampai memenuhi tempat pemijahan karena nanti akan mengganggu.
* Masukan cupang jantan ke wadah pemijahan, yang betina jangan langsung dicampur dengan jantan, tetapi masukan dulu kedalam wadah lain seperti gelas bekas air mineral, plastik kecil, atau wadah lainnya.
* Dekatkan kedua indukan tadi selama kurang lebih 1 hari, gunanya adalah agar si jantan membuat gelembung air sebagai wadah telur. Sedikit tips dari saya, ikan cupang biasa kawin pada pagi hari antara pukul 9.00 – 11.00, dan sore hari antara 15.00 – 17.00.
* Setelah 1 hari dan gelembung sudah banyak dibuat si jantan, keluarkan betina dari wadah sementara dan masukan ke dalam wadah pemijahan.
* Ikan cupang termasuk makhluk pemalu ketika kawin, mereka tidak suka hubungan mereka di ekspos grimace jadi selama proses pemijahan, letakan wadah pemijahan ditempat yang jauh dari pengelihatan, aktifitas atau lalu lalang, karena kalau dilihat mereka tidak akan kawin-kawin unhappy atau wadah bisa ditutup dengan koran. Proses kawin ikan cupang cukup unik, ikan cupang jantan akan membentuk huruf U dan ikan cupang betina seperti ikan yang akan mati.
cupang kawin

proses kawin ikan cupang

Selama proses itu cupang betina akan mengeluarkan telur yang akan dipunguti si jantan dengan mulutnya dan meletakan telur-telur tersebut ke gelembung-gelembung yang sudah dia buat.

telur cupang

telur ikan cupang
* Setelah telur habis dari perut betina, segera pisahkan ikan cupang betina dari wadah pemijahan. Karena pada proses pengeraman dan penjagaan dilakukan sepenuhnya oleh ikan cupang jantan. Kalau tidak dipisahkan, ikan cupang betina akan memakan semua telur yang sudah dikumpulkan ikan cupang jantan. Proses pengeraman dan menetas ikan cupang kurang lebih 1 hari.
* Selama kurang lebih 3 hari, anakan atau burayak cupang akan mendapat asupan makanan dari sisa telur yang melekat di badannya, sedangkan si jantan akan puasa dan terus menjaga anak-anaknya. Setelah lebih dari 3 hari anakan dan induk jantan harus diberi makan dengan kutu air. Kutu air yang diberi harus sesuai porsi, jangan sampai melebihi jumlah burayak karena burayak akan mati jika kutu air tadi mati sehingga mengganggu kualitas air.

ikan cupang yang sakit

ikan cupang dan anaknya

Dengan demikian selesailah proses pemijahan ikan cupang, (formil amat, kwkwkw,.. big_smile ) Indukan jantan boleh dipisahkan setelah 1 atau 2 minggu, tergantung tingkat strees si induk. Karena kalau induk jantan stress maka dia akan memakan semua burayak yang ada, dan saya pernah ngalaminnya cry Klo ada pertanyaan seputar pemijahan cupang bisa tanya melalui form komentar di bawah, dan saya akan berusaha menjawab semampu saya,.. big_smile

Sumber: http://danu.web.id/memijah-ikan-cupang

0 komentar:

Poskan Komentar

Share it

Tinggalkan Komentar

Daftar Berita (Posting) Selengkapnya


 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Blogger Templates | Modified by Ali Shodikin