Layanan Desain

Layanan Desain

Klik Iklan Ini

Tampilkan postingan dengan label Matematika and Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika and Sains. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2011

Budidaya Ikan Hias : Cupang adu (Betta splendens)

Cupang adu
Click Here!
Cupang adu (Betta splendens) yang terkenal dengan nama dagang Siammese Fighting Fish berasal dari Sumatera, Jawa, Thailand, Singapura, dan Malaysia. Ikan ini bersifat karnivora dan sangat agresif, terutama jantan, sehingga sering dijadikan ikan aduan. Satu sama lainnya akan saling menyerang bila dicampurkan.


Di pasaran cupang ada dua jenis, yaitu cupang adu dan cupang hias. Cupang hias yang juga disebut cupang slayer memiliki sirip yang panjang, tetapi sifatnya tidak agresif atau tenang- Sementara Cupang adu memiliki sirip yang pendek, tetapi sangat agresif.

Ukuran tubuh maksimal Cupang adu",hanya mencapai sekitar 6 cm. Warnanya sangat menarik dan bermacam-macam, di antaranya ialah biru, merah tua, kehijauan, dan albino atau putih Ikan ini dapat mengambil oksigen dari udara sehingga dalam pemeliharaan tidak membutuhkan aerasi.

Suhu optimal agak hangat, sekitar 28-30 derajat C. Keasaman airnya netral sekitar 6,8-7,0 dan kekerasan 9-10° dH'. Setiap, daerah asalnya mempunyai ciri tersendiri, terutama dalam bentuk tubuh. Misalnya, cupang dari Sumatera agak gemuk, sedangkan dari Singapura lebih kecil dan langsing.

Saat ini sangat banyak varietas baru di pasaran sebagai basil budi daya yang berpenampilan menarik. Hobiis menyilang-nyilangkan berbagai jenis sehingga muncul banyak jenis baru.
Misalnya, persilangan antara Betta spiendens dan Betta embelis menghasilkan jenis cupang adu yang konon sangat kuat.

Induk cupang adu jantan dan betina sangat mudah dibedakan.
cupang jantan memiliki warna tubuh yang jauh lebih menarik, sirip lebih panjang, dan tubuh lebih langsing daripada betina.

Induk cupang adu akan mulai memijah pada umur 5-6 bulan. Wadah pemijahannya dapat berupa akuarium, bak, atau stoples. pemijahannya terjadi dalam pasangan. Untuk pemijahan dalam bak, umumnya tiap pasang induk dibuatkan sekat-sekat dari kayu. Sesudah memijah, sekat-sekat dikeluarkan atau diangkat sehingga larva dari sejumlah pasangan dalam bak dapat dipelihara bersama.

pada saat pemijahan, induk jantan dimasukkan dahulu dalam wadah pemijahan. Bila jantan sudah membuat busa yang banyak, barulah induk betina matang telur atau siap memijah dicampurkan. Biasanya induk jantan akan menyerang betina. Kalau menjadi akur setelah beberapa menit diserang jantan maka pasangan induk tersebut sudah cocok. Namun, kalau jantan menyerang betina dengan ganas dan terus-menerus hingga lama, sebaiknya betinanya diganti.

Telur yang dikeluarkan induk betina akan dibuahi dan diambil induk jantan dengan mulutnya untuk disusun pada sarang busa. Setelah memijah, betina segera dipisahkan. Tanda sudah selesai memijah ialah betina menepi di pojok wadah pemijahan.

Telur yang sudah dibuahi akan menetas 2-3 hari kemudian. Walaupun telurnya sudah menetas, induk jantan tetap dibiarkan sampai 3 hari atau sampai busanya hilang. Bila busa sudah hilang, induk jantan dapat diambil karena larvanya sudah bebas berenang.

Setelah mulai berenang, larva dapat diberi pakan berupa infusoria, rotifera, atau kutu air saring. Tiga hingga empat hari kemudian, larva dapat diberi kutu air besar dan cacing. Selama perawatan larva ini dapat diberi aerasi kecil, terutama bila kepadatan larva tinggi. Menurut para pakar, labirin baru terbentuk setelah larva berumur 12 hari. Oleh karenanya, larva yang kecil belum bisa mengambil oksigen dari udara.


Pemeliharaan sampai dewasa dapat dilakukan di kolam yang diberi cukup tanaman air. Pakannya berupa kutu air dan jentik nyamuk. Pemberian cacing sutera dipercaya kurang memberikan warna pada ikan ini.

Pemeliharaan selanjutnya sesudah dewasa, terutama jantan, sebaiknya dilakukan satu per satu dalam botol agar fisiknya tetap bagus. Ini disebabkan ikan ini senang berkelahi sehingga siripnya
akan rusak. Ikan yang siripnya rusak tidak akan laku dijual. Namun, kalau terpaksa harus dipelihara bersama dalam jumlah banyak, tanaman air dalam wadah harus cukup rimbun agar kesempatan untuk beradu berkurang. Ukuran 1,5 cm atau berumur sekitar tiga bulan sudah dapat dijual.

Sebelum digunakan, sebaiknya air untuk pemeliharaan diendapkan selama dua hari. Agar diperoleh warna ikan yang mengkilat, air daun ketapang sangat bagus untuk digunakan. Air ini berwarna agak kekuningan. Sebanyak satu lembar daun ketapang kering sudah cukup untuk satu akuarium.

sumber : Darti S.L dan Iwan D. Penebar Swadaya, 2006

Memijah Ikan Cupang

Ikan cupang atau betta splendens merupakan ikan air tawar yang habitat utamanya ada di beberapa negara di asia tenggara seperti indonesia, thailand, malaysia dan vietnam. Ikan cupang yang bertubuh mungil ini pada awalnya dikenal sebagai ikan aduan. Seiring berjalannya waktu, beberapa hobiis atau peternak ikan cupang berhasil menciptakan beberapa jenis dari ikan cupang. Beberapa diantaranya adalah :

* Halfmoon
* Serit / Crowntail
* Plakat
* Plakat Halfmoon
* Giant Betta
* DLL

Di tulisan ini saya akan membahas tentang cara memijah atau mengawinkan ikan cupang. Untuk memijahkan ikan cupang ini tidak terlalu sulit, kita hanya butuh ketelitian dan kesabaran. Selain itu kondisi alam disekitar tempat pemijahan seperti kualitas air, cuaca, dan suhu juga harus diperhatikan. Hal tersebut agar nantinya proses pemijahan dan perkembangan ikan cupang dari burayak hingga menjadi cupang dewasa tidak mengalami gangguan. Untuk membudidayakan ikan cupang, kita harus memperhatikan indukan yang akan di pijah atau dikawinkan. Tujuannya agar anakan yang dihasilkan nantinya benar-benar sempurna. Untuk indukan sendiri, tiap jenis ikan cupang harus dikawinkan dengan jenis yang sama, seperti Halfmoon dengan Halfmoon, Serit dengan serit, Plakat dengan plakat, sangat disarankan sewarna, dan begitu seterusnya. Kalau anda mau bereksperimen untuk mengawinkan ikan cupang juga boleh, tapi hasilnya mungkin bervariasi. Untuk menghasilkan anakan yang bagus, hal-hal yang harus diperhatikan dari kedua indukan antara lain :

* Sudah cukup umur, tentunya victory
* Dipilih yang paling bagus, untuk jantan seperti halfmoon bukaan siripnya harus benar-benar sempurna, tidak robek atau cacat, dll.
jantan halfmoon

Halfmoon Jantan
* Warna cerah.
* Sehat, untuk mengetahui ikan cupang yang sehat dapat dilihat dari keaktifan ikan dalam bergerak, agresif ketika melihat ikan cupang yang lain, dan segagainya. Ikan yang sering mengapung atau tidak bereaksi terhadap ikan lain merupakan ikan yang kurang sehat dan tidak bagus bila dipijahkan.

ikan cupang yang sakit

ikan cupang yang sakit
* Kalau anda ragu dengan kualitas indukan, saya sarankan untuk bertanya kepada penjualnya. Karena kalau orang awam pasti susah untuk menentukan kualitas ikan cupang.

Ikan cupang betina, ciri-cirinya antara lain siripnya lebih pendek dari ikan jantan, badannya lebih kecil. Untuk cupang betina yang siap kawin dapat dilihat dari perutnya yang buncit, dan di bawah perutnya ada gumpalan kecil berwarna putih.

ikan cupang betina

ikan cupang betina siap kawin

Setelah menentukan indukan, kita persiapkan air, dan alat-alat untuk memijah. Untuk air, saya sarankan menggunakan air sungai atau air sumur, jangan pernah menggunakan sumber air yang sudah terkontaminasi bahan-bahan kimia seperti air mineral dan turunannya, air pam, dll. Untuk wadah bisa menggunakan baskom kecil, atau aquarium mini dengan tinggi 15 cm dan lebar 20 cm. Setelah semuanya lengkap saat nya proses pemijahan dimulai.

* Pertama-tama baskom atau aquarium mini diisi air dengan ketinggian minimal 10 Cm, dan masukan juga beberapa tanaman air yang nantinya sebagai tempat bermain burayak. Untuk tanaman air dimasukan sedikit saja, jangan sampai memenuhi tempat pemijahan karena nanti akan mengganggu.
* Masukan cupang jantan ke wadah pemijahan, yang betina jangan langsung dicampur dengan jantan, tetapi masukan dulu kedalam wadah lain seperti gelas bekas air mineral, plastik kecil, atau wadah lainnya.
* Dekatkan kedua indukan tadi selama kurang lebih 1 hari, gunanya adalah agar si jantan membuat gelembung air sebagai wadah telur. Sedikit tips dari saya, ikan cupang biasa kawin pada pagi hari antara pukul 9.00 – 11.00, dan sore hari antara 15.00 – 17.00.
* Setelah 1 hari dan gelembung sudah banyak dibuat si jantan, keluarkan betina dari wadah sementara dan masukan ke dalam wadah pemijahan.
* Ikan cupang termasuk makhluk pemalu ketika kawin, mereka tidak suka hubungan mereka di ekspos grimace jadi selama proses pemijahan, letakan wadah pemijahan ditempat yang jauh dari pengelihatan, aktifitas atau lalu lalang, karena kalau dilihat mereka tidak akan kawin-kawin unhappy atau wadah bisa ditutup dengan koran. Proses kawin ikan cupang cukup unik, ikan cupang jantan akan membentuk huruf U dan ikan cupang betina seperti ikan yang akan mati.
cupang kawin

proses kawin ikan cupang

Selama proses itu cupang betina akan mengeluarkan telur yang akan dipunguti si jantan dengan mulutnya dan meletakan telur-telur tersebut ke gelembung-gelembung yang sudah dia buat.

telur cupang

telur ikan cupang
* Setelah telur habis dari perut betina, segera pisahkan ikan cupang betina dari wadah pemijahan. Karena pada proses pengeraman dan penjagaan dilakukan sepenuhnya oleh ikan cupang jantan. Kalau tidak dipisahkan, ikan cupang betina akan memakan semua telur yang sudah dikumpulkan ikan cupang jantan. Proses pengeraman dan menetas ikan cupang kurang lebih 1 hari.
* Selama kurang lebih 3 hari, anakan atau burayak cupang akan mendapat asupan makanan dari sisa telur yang melekat di badannya, sedangkan si jantan akan puasa dan terus menjaga anak-anaknya. Setelah lebih dari 3 hari anakan dan induk jantan harus diberi makan dengan kutu air. Kutu air yang diberi harus sesuai porsi, jangan sampai melebihi jumlah burayak karena burayak akan mati jika kutu air tadi mati sehingga mengganggu kualitas air.

ikan cupang yang sakit

ikan cupang dan anaknya

Dengan demikian selesailah proses pemijahan ikan cupang, (formil amat, kwkwkw,.. big_smile ) Indukan jantan boleh dipisahkan setelah 1 atau 2 minggu, tergantung tingkat strees si induk. Karena kalau induk jantan stress maka dia akan memakan semua burayak yang ada, dan saya pernah ngalaminnya cry Klo ada pertanyaan seputar pemijahan cupang bisa tanya melalui form komentar di bawah, dan saya akan berusaha menjawab semampu saya,.. big_smile

Sumber: http://danu.web.id/memijah-ikan-cupang

Selasa, 29 November 2011

Tips Pasang Iklan Google Adsense Untuk Para Blogger


Tips pertama :
Format Ads

Pilih format yang sesuai . Anda boleh pilih banner , skysrappers , squares , link dan sebagainya. Anda boleh meletakkan adsense lebih dari 3 iklan dalm 1 page/halaman tetapi saran saya jangan terlalu banyak karena jika tidak ada yang klik juga percuma , ya kan ?

Tips kedua :
Pastikan ads tidak seperti kelihatan ads

Maksud saya orang mencari informasi di internet bukan untuk mengklik iklan ads . Jadi kesimpulannya biarkan bentuk ads secara by : default .

Tips ketiga :
Gunakan task ads dan search for content

Rata – rata orang mengunakan kedua ini mereka sangat jarang menggunakan banner . Lihat saja anda sendiri anda pasti jarangkan mengklik banner , benar gak hehe ….

Tips keempat :
Cara menaruh ads

Cara menaruh ads itu sangat penting didalam blog anda , jangan menaruh ads yang tidak terlihat orang , karena nantinya anda sendiri yang akan rugi .

Tips kelima :
Jangan pakai border

Seperti tips no.2 biarkan ads secara default .

Tips keenam :

Warna task pastikan warna task ads anda sama seperti warna tulisan blog anda .

Tips ketujuh :
Kurangi ads

Jangan terlalu banyak menaruh ads diblog anda karena kalau anda menaruh terlalu banyak juga percuma karena nilai iklan ads yang keluar ada yang bernilai rendah.

Tips kedelapan :
Anda boleh selang selingkan ads .

Tips kesembilan :
Sertakan google search box

Strategi ini adalah misalnya ada orang yang mencari informasi diblog anda dan mereka masih belum puas dengan informasinya sedangkan informasi yang mereka cari tidak ada diblog anda , Pertannyaan saya apa yang akan mereka lakukan ? Pasti mereka menggunakan google search untuk mengetahui lebih dalam . Saya beri contoh : “ Can’t Find what you’re looking for ? Try google search . Atau masih belum puas mencari informasi silah kan gunakan google search ? Dorong orang agar mengunakan google search itu?

Tips kesepuluh :
Jangan menggunakan keyword spam .

Misalnya anda mencari informasi di search engine tentang buku . kemudian ada link mengenai buku , begitu anda buka link tersebut tau – tau link tersebut tentang film ? Kesal tidak anda , pasti anda kesal saya saja kesal karena orang merasa dibohongi ?

Tips kesebelas :
keyword anda

Pastikan keyword anda bernilai tinggi atau biasa disebut High Paying keyword , untuk lebih jelasnya cari informasi di google dan pelajari sedikit demi sedikit .

Tips keduabelas :
Gunakan channel

Untuk yang 1 ini kalau anda di terima google team ada harus log in dulu di google adsense .

Tips ketigabelas :
Promosi

Bagian ini sangatlah penting , darimana orang melihat blog anda kalau bukan promosi , betul gak hehehe…. Saran saya promosi di forum , komunitas blog dunia , dan tukar link sesama pemain google ads atau para blogger mania dll .

Tips telakhir :

Belajar , Belajar – belajar dan belajar itu yang paling penting . Kalau anda tidak mau belajar dari kesalahan anda akan menjadi orang yang rugi boleh dikatan sudah pelit earning bisanya Cuma ngeritik orang . Kesihan dech lo….

Sukses ya
Anda pasti bisa.

Sumber: sekolahteknologi.blogspot.com

Cara Memasang Iklan Google AdSense


Apabila sudah diterima permohonan jadi publisher Google AdSense, maka sekarang tinggal memasang kode HTML-nya di blog Anda. Ingat, Google AdSense hanya keluar iklannya apabila blog kita menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Eropa lain plus Mandarin, Jepang dan Korea, bukan bahasa Indonesia. Jika belum mendaftar baca artikel berikut.


Kalau blog Anda bahasa Indonesia, cukup memasang google AdSense referral saja.

Bagi yang sudah diterima selanjutnya:
Proses pengambilan kode

1. Setelah login ke google.com/adsense, klik AdSense Setup.
2. Klik AdSense for Content;
3. Kasih tanda tik/cek di menu Ad Unit (biasanya sudah otomatis/by default), di bagian paling bawah klik menu CONTINUE;
4. Di menu FORMAT, ada menu kotak scrolldown, pilih format ukuran iklan yg akan Anda pasang. Contoh, pilih 200x200 Small Square, terus klik CONTINUE (di bagian paling bawah);
5. Klik lagi CONTINUE (bagian paling bawah);
6. Ada kode HTML/javascript di situ, copy/paste dan simpan di notepad;
7. Masukkan ke dalam template blog Anda.
8. SAVE dan REPUBLISH (untuk blogger lama); atau SAVE saja (untuk blogger baru).
9. Selesai.

Untuk Pasang Google AdSense di Blogger Baru dapat langsung login id-Adsense Anda via blog dan bisa dipasang di sidebar dan/atau di footer (tutorial lebih detil menyusul).

Tip:
1. *Umumnya ukuran 200x200 Small Square untuk ditaruh di Sidebar; sedangkan untuk ditaruh di tengah dekat artikel biasanya memakai ukuran 300x250 Medium Rectangle atau 250x250 Square.

2. Jumlah maksimum iklan yg dapat dipasang sebanyak tiga. Bila lebih dari tiga, maka iklan tsb tidak akan keluar. Contoh format-format ukuran AdSense bisa dilihat di sini.

Update:

AdSense Link Unit

Ada dua macam AdSense for Content (1) AdSense Ad Unit (2) AdSense Link Unit. Tutorial AdSense Ad Unit sudah disebut di atas. Sedang untuk mendapatkan kode AdSense Link Unit caranya sama dg AdSense Ad Unit, bedanya cuma di nomor 3, di sini kasih tanda tik/cek di menu "Link Unit", aturan selanjutnya sama dg prosedur Ad Unit.

Beda Ad Unit dan Link Unit

1. Apabila ada visitor yg mengklik Ad Unit, maka otomatis publisher yaitu Anda sendiri dibayar oleh Google; sedangkan kalau visitor mengklik Link Unit publisher tidak dibayar kecuali apabila visitor tsb. mengklik link berikutnya yakni link-link yg terdapat setelah visitor mengklik link di Link-Unit.
2. Batas Ad Unit yg dapat dipasang di halaman blog maksimum 3 (tiga), sedangkan Link Unit cuma satu.

Klo masih ada yang kurang jelas atau ada yang mau ditanyakan, bisa kirim email saya aliandr4@gmail.com atau beri komentar pada artikel ini.
Atau di website:sekolahteknologi.blogspot.com.
Selamat mencoba.

Cara Daftar Google Adsense (Pasang Iklan)

Buatlah blog di Blogger dengan menggunakan Bahasa Inggris (Jika kesulitan copy & paste aja artikel gratis yang tersedia di internet, misalnya: Ezinearticles, Articlecity, dll). Alasan saya merekomendasikan pake blogspot karena menurut banyak pengalaman yang sudah terbukti memang lebih gampang kecuali sebelumnya kita sudah punya situs/blog sudah bagus dan punya traffic yang tinggi. Alasan lainnya karena Blogger sudah menjadi bagian dari Google sehingga google akan mengutamakannya.

Gunakanlah email Gmail, jika belum punya silahkan daftar dulu Gmail. Pesan saya jangan mudah menyerah, karena untuk mendaftar Google Adsense susah-susah gampang dan pada awalnya banyak yang gagal tapi setelah dicoba terus akhirnya diterima juga. Saya sendiri sampai mendaftar 4x baru bisa di approve oleh Google, jadi sebelum mendaftar perhatikan dulu blognya kira-kira sudah bagus nggak?

Usahakan isi postingannya panjang minimal 4 artikel dan mis: buat shotbox, bisa juga kita masukkan video (bisa diambil di Youtube atau Google). Jika dirasa perlu kita bisa meminta pendapat dari teman-teman yang sudah berhasil dibidang AdSense, intinya kita harus tahu apakah kira-kira blog kita sudah layak atau belum.

Setelah semuanya sudah dipersiapkan dengan baik, selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Klik tombol AdSense di sidebar blog ini (sebelah kanan dgn tulisan DAFTAR GOOGLE ADSENSE / Generate revenue from your site with Google AdSense), akan muncul seperti pada gambar dibawah ini, Klik pada tulisan Sign up now >>.
Adsense Indonesia


2. Muncul Form Registrasi, isi dengan lengkap

Pada menu Website Information
Website URL, tulis alamat situs atau blog Anda. Contoh: http://nama-blog.blogspot.com;
Website Language, pilih English (gunakan website yang berbahasa Inggris).



3. Pada Menu Contact Information;

Account Type, pilih “Individual”;
Country or Territory, pilih “Indonesia” atau negara mana saja yg Anda inginkan.

4. Payee Name (Full Name)

Tulis nama lengkap sesuai dengan KTP, SIM atau rekening bank.
Address line 1, isi dengan alamat lengkap rumah
Address line 2 (optional), isi dengan alamat yang lain mis: rumah saudara, teman.
Telpon, (tidak wajib)
Faksimil, (tidak wajib)



5. Policies, centang semua kota yang ada tanda anda setuju mengadakan perjanjian dengan Google AdSense (sebaiknya baca dulu).

6. Login Information, isi dengan alamat email yang akan dipakai untuk login ke account Google AdSense apabila nanti sudah diterima (email Gmail yang tadi), pake email yang lain juga tidak jadi masalah.

7. SUBMIT INFORMATION, Periksa sekali lagi apakah semua sudah diisi dengan benar, jika sudah OK klik tombol SUBMIT INFORMATION.

8. Cek Email, klik link validasi yang dikirim otomatis ke email anda.

9. Selesai, Saat yang paling ditunggu apakah kita diterima oleh Google atau malah ditolak. Biasanya setelah 2 s/d 7 hari akan ada balasan dari Google, jika anda beruntung akan ada email seperti dibawah ini:

Subject: Welcome to Google AdSense

"Congratulations!

Your
Google AdSense Application has been approved. Your account is now
activated, and Google ads are being delivered to your pages.

You can login to your AdSense account ata any time, to make change to your ad layout or to view your activity reports."

Dan seterusnya ….


Jika kurang beruntung anda akan dapat email kira-kira seperti di bawah ini:

"Unfortunately! ...."

Dan seterusnya ….

Jika Anda dapat email yang kedua, jangan bersedih dulu masih ada kesempatan selanjutnya. Kita bisa coba terus sampai berhasil, sangat sedikit orang yang berhasil mendaftar dengan sekali daftar saja, rata-rata 3 kali daftar baru bisa di Approve oleh Google. Untuk daftar yang kedua usahakan ganti data-data anda, ganti email, blognya, klo perlu ganti topik bahasannya.

Setelah anda diterima maka langkah selanjutnya memasang Iklan Google AdSense ke
situs/blog kita, caranya anda bisa membaca postingan Cara Pasang Google AdSense, Tutorial Pasang AdSense di Blogspot.

Selamat mencoba, semoga langsung di Approve sama Google.
Klo masih ada yang kurang jelas atau ada yang mau ditanyakan, bisa kirim email saya aliandr4@gmail.com atau beri komentar pada artikel ini.

Semangat!

Kamis, 06 Oktober 2011

PENGOLAHAN KOTORAN TERNAK (SAPI) MENJADI BIOGAS

Teknologi Biogas
Manfaat energi biogas adalah sebagai pengganti bahan bakar khususnya minyak tanah dan dipergunakan untuk memasak. Dalam skala besar, biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik. Di samping itu, dari proses produksi biogas akan dihasilkan sisa kotoran ternak yang dapat langsung dipergunakan sebagai pupuk organik pada tanaman/budidaya pertanian. Limbah biogas, yaitu kotoran ternak yang telah hilang gasnya (slurry) merupakan pupuk organik yang sangat kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Bahkan, unsur-unsur tertentu seperti protein, selulose, lignin, dan lain-lain tidak bisa digantikan oleh pupuk kimia. Pupuk organik dari biogas telah dicobakan pada tanaman jagung, bawang merah, kandungan unsur hara pupuk organik, kandungan tinja manusia anatara 5 – 7 % N, 3 – 6 % P2O5, 1,00 - 2,50 % K2O, sedangkan kemih manusia terdapat kandunag hara antara 15,00 - 19,00 % N, 2,50 - 5,00 % P2O5, 3,00 - 2,50 K2O.
Biogas adalah energi yang dapat diperbarui ( renewable ). Dengan adanya teknologi biogas ini diharapkan dapat mengurngai tergantungan terhadap bahan kabar fosil, meningkatan sumber
daya manusia, melestarikan alam, dapat mendapatkan suatu profit untuk daerah pengembangan. Beberapa keuntungan dari biogas
  • Biogas yang dihasilkan dalam 1 M3 setara dengan 0,4 kg minyak diesel, 0,8 liter bensin, 3,5 kayu bakar.
  • Dengan 1 M3 biogas dapat menghasilkan 1,25 Kwh, dan menjalankan mesin 1 PK selama 2 jam.
  • Setara dengan Elpiji 0,46 kg
  • Minyak tanah 0,62 liter
  • Minyak solar 0,52 liter
Biogas memberikan substitusi atau pengganti dari bahan bakar fosil untuk penerangan, kelistrikan, memasak dan pemanasan. Methana (CH4) yang dihasilkan secara alami oleh kotoran yang menumpuk merupakan gas penyumbang terbesar pada efek rumah kaca, bahkan lebih besar dibandingkan CO2. Pembakaran Methana pada Biogas mengubahnya menjadi CO2 sehingga mengurangi jumlah Methana di udara. Dengan lestarinya hutan, maka akan menyebabkan CO2 yang ada di udara akan diserap oleh hutan yang menghasilkan Oksigen yang melawan efek rumah kaca, kotoran dari biomass juga juga menghasilkan bakteri yang bersifat pathogen mengakibatkan racun terhadap lingkungan ataupun manusia.
Manfaat biogas dalam bidang ekonomi, masyarakat keluarga-keluarga yang menggunakan biogas sudah tidak membutuhkan pembelian bahan bakar karena sudah bisa terpenuhi kebutuhannya dari kotoran ternak yang dipeliharanya. Bagi mereka yang biasanya mencari/memotong kayu bakar di hutan kini waktunya bisa dipergunakan untuk kegiatan yang memberikan nilai tambah ekonomis, dengan pekerjaan sambilan yang lain. Kotoran manusia menjadi sangat berharga, lingkungan menjadi bersih dan kesehatan menjadi lebih baik, Keluarga petani yang biasanya menggunakan pupuk kimia untuk menanam, kini bisa menghemat biaya produksi pertaniannya karena sudah tersedia pupuk organic dalam jumlah yang memadai dan kualitas pupuk yang lebih baik. Dalam skala industri dapat meningkatankan ( PAD ) pendapatan asli daerah dengan membayar retribusi ke daerah, menekan subsidi negara terhadap kesedian bahan bakar yang mencapai nilai trilyunan. Tidak kalah pentingnya energi adalah salah satu factor dari ketahanan nasional selain pangan, krisis bahan bakar motor yang terjadi dimana – mana dapat terkurangi dengan adanya transportasi yang berbahan bakar gas. Untuk kebutuhan listrik yang sedang terjadi pemadapan bergilir sekarang dapat ditekan dengan mengbangun PLTU ( pemasangan generator sklala UKM ) untuk masyarakat disekitar pengembangan. Bahan bakar untuk memasak yang biasanya di pedesaan memakai bahan bakar kayu diambil dari hutan berakibat kerusakan hutan dimana - mana, bencana longsor dan banjir tidak bisa kita hindari lagi, sedangkan masyarakat di pingiran kota maupun di pusat kota sekalipun kini dapat mengunakan bahan bakar altenatif dalam memasak untuk kebutuhan keluarga masing - masing
Aspek Sosial - Kultural penerapan teknologi biogas. Menerapkan teknologi baru kepada masyarakat desa merupakan suatu tantangan tersendiri akibat rendahnya latar belakang pendidikan, pengetahuan dan wawasan yang mereka miliki. Terlebih lagi pada penerapan teknologi biogas, bahwa kotoran yang mereka anggap menjijikan sekarang beruba menjadi api dan sebagai sumber energi. Masyarakat dapat belajar penerapan teknologi secara langsung, mengubah pemikiran terhadap pentingannya teknologi dalam kehidupan sehari – hari, Dalam skala besar ( industri ) memberi peluang pekerjaan bagi masyarakat pedesaan yang melakukan teknologi biogas. Meningkatkan ekonomi dengan memberikan gaji perbulan bagi pekerja, selanjutnya masyarakat pedesaan tidak lagi perpikir untuk pergi ke kota dengan maksud mencari pekerjaan, menekan peningkatan urbanisasi yang menjadi masalah bersama.
Kandungan Biogas
Dari table dilihat hasil yang paling banyak adalah kandungan methan ( CH4 ), yang kemudian dimanfaatkan sabagai sumber energi dapat di gunakan memasak, dalam skala besar untuk pengganti bahan bakar pembangkit. Rasio perbandingan karbon sangat berpengaruh terhadap optimalisasi proses biogasperbandingan Karbon (C) dan Nitrogen (N) atau disebut rasio C/N. Beberapa percobaan yang telah dilakukan oleh ISAT menunjukkan bahwa aktifitas metabolisme dari bakteri methanogenik akan optimal pada nilai rasio C/N sekitar 8-20. Bahan organik dimasukkan ke dalam ruangan tertutup kedap udara (disebut Digester) sehingga bakteri anaerob akan membusukkan bahan organik tersebut yang kemudian menghasilkan gas (disebut Biogas). Biogas yang telah terkumpul di dalam digester selanjutnya dialirkan melalui pipa penyalur gas menuju tabung penyimpan gas atau langsung ke lokasi penggunaannya.




Dari table rasio menunjukan angka tertinggi kandungan C/N adalah jenis kotoran sapi, berarti lebih optimal untuk menghasilkan biogas. Produktifitas biogas 1 M3 dihasilkan dari kotoran sapi 40 kg.

Diagram Proses Biogas



Kotoran ternak sebagai raw material dalam proses dicampur dengan air dengan perbandingan 1 : 1, di fermentasi ( di tambah mikroba ) selama kurang lebih 14 hari. Gas yang terbentuk akan di tampung dalam reaktor yang kemudian dapat di gunakan sebagai bahan bakar ( kompor ). Kapasitas gas yang terbentuk di pengaruhi oleh banyak dan sedikitnya input, dan berpengaruh juga terhadap reaktor pengolahan biogas. Dalam Proses ini bersifat anaerobic, otomatis reaktor fermentasi tidak boleh ada gas dari luar masuk.



Dari prototype di atas mari kita mencoba untuk menciptakan dan melaksanakan inovasi teknologi pengolahan kotoran ternak ( sapi ) menjadi biogas, untuk diri sendiri dan masyarakat sekeliling kita.

Panel Energi Surya Dari Rambut Manusia


Penelitian tentang pembuatan energi yang murah, hemat dan ramah lingkungan terus dikembangkan. Seperti yang dilakukan Milan Karki (18). Remaja yang tinggal di sebuah desa di Nepal. Ia menemukan tipe panel solar baru yang terbuat dari rambut manusia. Dan ia meyakini penemuannya merupakan solusi untuk pemenuhan energi dunia.

Dituturkan Milan, rambut sangat mudah digunakan menjadi konduktor dalam sebuah panel solar dan bisa memperbarui energi yang dikeluarkannya. “Awalnya saya ingin menyediakan listrik di kediaman saya, lalu di desa tempat tinggal saya. Kini saya berpikir untuk seluruh dunia,” ujar Milan yang bersekolah di ibukota Kathmandu.

Dijelaskan Milan, rambut tersebut menggantikan silikon, yang komponennya hampir sama digunakan pada panel solar. Artinya panel bisa dibuat dengan biaya rendah bagi mereka yang memiliki sambungan listrik.

Di Nepal, banyak area pedesaan yang tidak memiliki sambungan listrik. Meski di beberapa tempat sudah diterangi listrik, namun pemakaiannya hanya dibatasi 16 jam per hari. Nah, awalnya Milan dan empat temannya membuat panel solar tersebut sebagai sebuah percobaan. Mereka meyakini penemuan ini bisa diaplikasikan dan berkembang lebih lanjut.

“Saya mencoba memproduksinya secara komersial dan mendistribusikan di wilayah tempat tinggal saya. Saat ini tengah dilakukan percobaan agar bisa diketahui segala kemungkinannya,” jelas Milan.

Solar panel tersebut menghasilkan energi sebesar 9 V (18 W), dan untuk membuatnya butuh biaya sekitar Rp 379.500. Tapi jika diproduksi secara missal, menurut Milan, harga jualnya bisa mencapai separuh atau bahkan seperempat dari modal awal yang diperlukan untuk membuatnya.

Melanin, pigmen yang memberikan warna pada rambut, sangat sensitif terhadap cahaya. Ia juga bisa berfungsi sebagai konduktor. Apalagi rambut jauh lebih murah dibanding silikon, sehingga biaya untuk membuatnya bisa diminimalisir. Solar panel ini juga bisa untuk mengisi baterai ponsel maupun penyedia listrik sepanjang malam.

Milan mulai tertarik dengan bidang elektronika ketika ia masih kanak-kanak. Waktu itu ia tinggal Khotang, sebuah wilayah pedalaman di Nepal yang tidak tersentuh listrik sama sekali. Ketika ia menemukan panel solar tersebut, warga desa banyak yang meragukan keberhasilannya.

“Mereka lebih percaya keajaiban dibanding pengetahuan. Namun mereka kini percaya,” kata Milan.

Untungnya pihak keluarga terus mendukung keyakinan yang dimilikinya. Maklum saja, latar belakang keluarga Milan berasal dari kalangan terdidik. Sementara warga desa lainnya tidak mendapat pendidikan yang layak, bahkan dipaksa bekerja sejak anak-anak.

Milan mengaku penemuannya terinspirasi buku Stephen Hawking yang dibacanya. Dalam buku tersebut dijelaskan cara membuat energi statis dari rambut. Dan ia pun tergoda untuk mencobanya. “Ini merupakan solusi mudah atas krisis energi yang kami alami saat ini. Yang terpenting sekarang memikirkan masa depan sembari menjaga bumi ini tetap hijau dengan menggunakan bahan-bahan alami,” tegasnya.


Suber: Energi Alternatif

Kapal Nelayan Berbahan Bakar Energi Surya dan Energi Angin


Harga solar yang menanjak kian memberatkan nelayan sehingga mereka tak dapat melaut. Untuk membantu kelangsungan mata pencaharian nelayan dan mengurangi ketergantungan pada BBM, diperkenalkan motor berpembangkit listrik hibrid, yaitu perpaduan sel surya dan kincir angin.

Motor tempel berbahan bakar solar menjadi pilihan para nelayan ketimbang menggunakan layar yang tergantung pada angin sehingga membuat lebih lambat melaju.

Selama berlayar, nelayan memerlukan energi untuk penerangan pada malam hari. Untuk itu, digunakan lampu petromaks. Kebutuhan energi ini tak dapat terpenuhi karena kelangkaan pasokan minyak tanah.

Untuk menggantikan motor tempel berbahan bakar minyak solar dan lampu petromaks, digunakan motor penggerak yang menggunakan baterai kering (aki). Baterai kering juga digunakan untuk lampu penerangan. Selama seminggu berlayar, nelayan paling tidak perlu membawa 10 aki untuk penerangan dan menggerakkan sistem navigasi.

Motor penggerak bertenaga baterai dikembangkan oleh Suji Kuswahjudi, inovator dari Pasuruan, Jawa Timur. Tamatan STM ini mengembangkan desain motor dengan bimbingan peneliti di Balai Besar Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Semarang.

”Penggunaan baterai kering untuk mesin perahu tempel dapat menjadi solusi bagi nelayan untuk mengatasi kesulitan BBM (bahan bakar minyak),” katanya. Baterai dapat menjalankan mesin perahu untuk menangkap ikan. Sistem ini telah dicoba nelayan di Danau Ranu, Pasuruan.

Pembuatan kapal motor bertenaga surya dirintis Sudiyono dan Bambang Antoko, perekayasa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dua tahun lalu. ”Kapal ini digunakan untuk wisata sungai, yaitu menyusuri Kali Mas di Surabaya,” kata Donald Manurung, seorang peneliti dari Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP) KKP.

Mereka merancang bangun kapal dengan panjang hampir 4 meter dan lebar 2 meter. Kapal berbobot lebih dari 0,56 ton itu digerakkan oleh aki. Baterai kering ini disetrum dengan sel surya yang terpasang di bagian atap kapal. Dengan luas 3,6 x 1,8 meter persegi, di atap kapal dapat termuat 18 panel sel surya.

Kapal katamaran

Kapal tersebut mengilhami Donald Manurung untuk membuat kapal bertenaga sel surya. Namun, kapal yang ia buat berbeda konstruksi, yaitu berupa kapal katamaran yang memiliki dua lambung.

Kegunaan kapal ini juga berbeda, yaitu sebagai pemantau perairan dan membantu nelayan membudidayakan rumput laut. ”Karena memiliki lambung ganda, kapal ini tak digunakan di ombak yang tinggi,” kata Berni Subki, Kepala Bidang Pelayanan Teknis P3TKP.

”Kapal katamaran ini hanya beroperasi di perairan tertutup dengan tinggi gelombang maksimum satu meter,” kata Manurung yang menyelesaikan S1- nya di Teknik Perkapalan ITS. Kecepatan kapal ini relatif rendah, hanya 5 knot alias 9 kilometer per jam.

Kapal ini memiliki spesifikasi panjang 3 meter dan lebar 2,8 meter. Menurut rencana, kapal itu dirancang bangun di galangan kapal Tanjung Priok. Manurung merancang kapal itu menggunakan 8 panel sel surya untuk menghasilkan listrik 120 watt. Listrik yang tersimpan dalam baterai kemudian menggerakkan motor berdaya 3 tenaga kuda.

Menurut dia, penggunaan sel surya akan menghemat biaya bahan bakar. Bila menggunakan solar, kapal nelayan yang berlayar selama 20 hari layar per bulan akan menghabiskan biaya Rp 1.350.000. Karena menggunakan panel sel surya, tidak diperlukan dana untuk membeli solar.

Pembelian dan pemasangan 9 panel pada kapal itu memerlukan total biaya Rp 45 juta. Meski biaya awal relatif besar, hal itu setara dengan 33 bulan tidak membeli solar. ”Sel surya dapat digunakan hingga 20 tahun. Jadi, dapat menghemat hampir tujuh kali lipat,” kata Manurung.

Kapal bertenaga sel surya sesungguhnya bukan hal baru. Di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa banyak dibuat kapal yang menggunakan sel surya, baik dari bahan film tipis maupun kristalin. Umumnya menggunakan monokristalin agar tetap dapat menyetrum baterai walau cuaca mendung. Meski demikian, penggunaannya belum dikembangkan lebih lanjut karena efisiensi masih rendah, di bawah 20 persen.

Kincir angin

Selain sel surya, kincir angin dapat digunakan untuk menyetrum aki. Menurut peneliti Sistem Konversi Energi Angin (SKEA) dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Suripno, rancangan kincir enam sudu dapat menghasilkan daya 80 watt. ”Dengan sudu banyak, kincir lebih mudah berputar meski kecepatan angin lemah, minimal 1,2 meter per detik,” tutur Suripno.

Uji coba kincir angin pada kapal nelayan dilakukan tahun 2002 di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, dengan hasil baik. SKEA dapat memasok 80 persen listrik pada baterai sehingga jumlah aki yang dibawa dapat dikurangi. Untuk seminggu berlayar, hanya perlu membawa dua aki dari sebelumnya 10 buah.

Tahun ini kincir angin tersebut dikembangkan dengan dukungan dana dari Kementerian Riset dan Teknologi dan mulai diproduksi oleh perusahaan swasta. Untuk satu unit kincir angin, diperlukan dana Rp 3 juta di luar baterai. Sistem ini dapat dipadukan dengan satu panel sel surya 100 watt berharga sekitar Rp 5 juta. Integrasi dapat dilakukan dengan menghubungkan dua unit itu dengan sistem kontrol hibrid.


Sumber: Energi Alternatif

Cara Cepat Membuat Biogas Dari Kotoran Hewan dan Sampah di rumah


Gas methan terbentuk karena proses fermentasi secara anaerobik (tanpa udara) oleh bakteri methan atau disebut juga bakteri anaerobik dan bakteri biogas yang mengurangi sampah-sampah yang banyak mengandung bahan organik (biomassa) sehingga terbentuk gas methan (CH4) yang apabila dibakar dapat menghasilkan energi panas. Sebetulnya di tempat-tempat tertentu proses ini terjadi secara alamiah sebagaimana peristiwa ledakan gas yang terbentuk di bawah tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Leuwigajah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, (Kompas, 17 Maret 2005). Gas methan sama dengan gas elpiji (liquidified petroleum gas/LPG), perbedaannya adalah gas methan mempunyai satu atom C, sedangkan elpiji lebih banyak.

Kebudayaan Mesir, China, dan Roma kuno diketahui telah memanfaatkan gas alam ini yang dibakar untuk menghasilkan panas. Namun, orang pertama yang mengaitkan gas bakar ini dengan proses pembusukan bahan sayuran adalah Alessandro Volta (1776), sedangkan Willam Henry pada tahun 1806 mengidentifikasikan gas yang dapat terbakar tersebut sebagai methan. Becham (1868), murid Louis Pasteur dan Tappeiner (1882), memperlihatkan asal mikrobiologis dari pembentukan methan.

Pada akhir abad ke-19 ada beberapa riset dalam bidang ini dilakukan. Jerman dan Perancis melakukan riset pada masa antara dua Perang Dunia dan beberapa unit pembangkit biogas dengan memanfaatkan limbah pertanian. Selama Perang Dunia II banyak petani di Inggris dan benua Eropa yang membuat digester kecil untuk menghasilkan biogas yang digunakan untuk menggerakkan traktor. Karena harga BBM semakin murah dan mudah memperolehnya pada tahun 1950-an pemakaian biogas di Eropa ditinggalkan. Namun, di negara-negara berkembang kebutuhan akan sumber energi yang murah dan selalu tersedia selalu ada. Kegiatan produksi biogas di India telah dilakukan semenjak abad ke-19. Alat pencerna anaerobik pertama dibangun pada tahun 1900. (FAO, The Development and Use of Biogas Technology in Rural Asia, 1981).

Negara berkembang lainnya, seperti China, Filipina, Korea, Taiwan, dan Papua Niugini, telah melakukan berbagai riset dan pengembangan alat pembangkit gas bio dengan prinsip yang sama, yaitu menciptakan alat yang kedap udara dengan bagian-bagian pokok terdiri atas pencerna (digester), lubang pemasukan bahan baku dan pengeluaran lumpur sisa hasil pencernaan (slurry) dan pipa penyaluran gas bio yang terbentuk.

Keuntungan teknologi ini dibanding sumber energi alternatif yang lain adalah: Menghasilkan gas yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari‑hari. Kotoran yang telah digunakan untuk menghasilkan gas dapat digunakan sebagal pupuk organik yang sangat baik. Dapat mengurangi kadar bakteri patogen yang terdapat dalam kotoran yang dapat menyebabkan penyakit bila kotoran hewan atau sampah tersebut ditimbun begitu saja.

Yang paling utama yaitu bisa mengurangi permasalahan penanggulangan sampah atau kotoran hewan menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dengan teknologi tertentu, gas methan dapat dipergunakan untuk menggerakkan turbin yang menghasilkan energi listrik, menjalankan kulkas, mesin tetas, traktor, dan mobil. Secara sederhana, gas methan dapat digunakan untuk keperluan memasak dan penerangan menggunakan kompor gas sebagaimana halnya elpiji.

Biogas merupakan sebuah proses produksi gas bio dari material organik dengan bantuan bakteri. Proses degradasi material organik ini tanpa melibatkan oksigen disebut anaerobik digestion Gas yang dihasilkan sebagian besar (lebih 50 % ) berupa metana. material organik yang terkumpul pada digester (reaktor) akan diuraiakan menjadi dua tahap dengan bantuan dua jenis bakteri. Tahap pertama material orgranik akan didegradasi menjadi asam asam lemah dengan bantuan bakteri pembentuk asam. Bakteri ini akan menguraikan sampah pada tingkat hidrolisis dan asidifikasi. Hidrolisis yaitu penguraian senyawa kompleks atau senyawa rantai panjang seperti lemak, protein, karbohidrat menjadi senyawa yang sederhana. Sedangkan asifdifikasi yaitu pembentukan asam dari senyawa sederhana.

Setelah material organik berubah menjadi asam asam, maka tahap kedua dari proses anaerobik digestion adalah pembentukan gas metana dengan bantuan bakteri pembentuk metana seperti methanococus, methanosarcina, methano bacterium.

Perkembangan proses Anaerobik digestion telah berhasil pada banyak aplikasi. Proses ini memiliki kemampuan untuk mengolah sampah / limbah yang keberadaanya melimpah dan tidak bermanfaat menjadi produk yang lebih bernilai. Aplikasi anaerobik digestion telah berhasil pada pengolahan limbah industri, limbah pertanian limbah peternakan dan municipal solid waste (MSW).

Proses dekomposisi anaerobik pada dasarnya adalah proses yang terdiri atas dua tahap, yaitu :

1. Proses Asidifikasi (proses pengasaman)
Proses asidifikasi teradi karena kehadiran bakteri pembentuk asam yang disebut dengan bakteri asetogenik. Bakteri ini akan memecah struktur organik kompleks menjadi asam‑asam volatil (struktur kecil). Protein dipecah menjadi asam‑asam amino. Karbohidrat dipecah menjadi gula dengan struktur yang sederhana. Lemak dipecah menjadi asam yang berantai panjang. Hasil dari pemecahan ini akan dipecah lebih jauh menjadi asam‑asarn volaid. Bakteri asetogenik juga dapat melepaskan gas hidrogen dan gas karbondioksida.

2. Proses Produksi Metan
Bakteri pembentuk metan (bakteri metanogenik) menggunakan asam yang terbentuk darl proses asidifikasi. Selain itu juga terdapat bakteri yang dapat membentuk gas metan dari gas hidrogen dan karbondioksida yang dihasilkan dari proses pertama.

Ada tiga kelompok dari bakteri dan Arkhaebakteria yang berperan dalam proses pembentukan biogas, yaitu:
1. Kelompok bakteri fermentatif: Steptococci, Bacteriodes, dan beberapa jenis Enterobactericeae
2. Kelompok bakteri asetogenik: Desulfovibrio
3. Kelompok Arkhaebakteria dan bakteri metanogen: Mathanobacterium, Mathanobacillus, Methanosacaria, dan Methanococcus.

Faktor‑faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Biogas
Pengaruh pH dan Alkalinitas
Alkalinitas adalah besaran yang menunjukkan jumlah karbonat dalam larutan. Keasaman diindikasikan oleh besaran pH. Keasaman sangat berpengaruh terhadap proses dekomposisi anaerobik, karena bakteri yang terlibat dalam proses ini hanya dapat bertahan hidup pada interval pH 6,5‑8. Asam yang dihasilkan oleh bakteri asetogenik digunakan oleh bakteri metanogenik dan pada akhirnya pH akan konstan. Secara natural tidak akan terjadi perubahan pH dalarn interval yang besar. Perubahan pH yang besar dapat terjadi karena perubahan dari lingkungan.

Pengaruh Temperatur
Bakteri anaerob sangat sensitif terhadap perubahan temperatur. Temperatur optimum untuk terjadinya proses dekomposisi anaerobik adalah sekitar 35oC. Bila temperatur terlalu rendah aktivitas bakteri akan menurun dan mengakibatkan produksi biogas akan menurun. Di lain pihak bila temperatur terlalu tinggi bakteri akan mati dan mengakibatkan produksi biogas akan terhenti.

Reaktor Biogas
Reaktor biogas (digester anaerob) adalah sebuah tempat yang kondisinya dijaga sedenilkian rupa sehingga proses dekomposisi dapat berjalan dengan optimum. Parameter keoptimuman dari proses ini adalah produksi biogas yang tinggi dengan waktu reterisi yang tidak terlalu larna.

Kebutuhan Gas
Gas yang dibutuhkan untuk memasak 1 liter air adalah sekitar 26 liter, jadi sekitar 200 liter gas perhari dibutuhkan untuk kebutuhan sehari‑hari rumah tangga. Bila gas ini mengandung 60% gas metan kita mernbutuhkan sekitar 120 liter metan per hari dengan kandungan energi sebesar 39MJ/m3.

Kebutuhan Kotoran Hewan atau sampah
Satu kilogram padatan diolah (bagian darl kotoran hewan atau sampah yang dapat terdegradasi) memproduksi 0,5 m3 metan, tetapi hanya setengah dari padatan tersebut yang akan terdekomposisi. Hal ini berarti kita harus menambahkan sekitar 0,5 kg padatan volatil per hari untuk dapat menghasilkan 120 liter gas metan.

Ukuran Digester
Digester merupakan sebuah reaktor yang dirancang sedemikian rupa sehingga kondisi didalamnya menjadi anaerobic, sehingga bisa memungkinkan proses dekomposisi anaerobic bisa terjadi. Kotoran harus ditampung dalam digester selama proses dekomposisi berlangsung atau dengan kata lain sampai kotoran tersebut menghasilkan biogas. Proses dekomposisi oleh bakteri anaerobik sangat dipengaruhi oleh ternperatur.

Biogas sebagian besar mengandung gs metana (CH4) dan karbon dioksida (CO2), dan beberapa kandungan yang jumlahnya kecil diantaranya hydrogen sulfida (H2S) dan ammonia (NH3) serta hydrogen dan (H2), nitrogen yang kandungannya sangat kecil.

Energi yang terkandung dalam biogas tergantung dari konsentrasi metana (CH4). Semakin tinggi kandungan metana maka semakin besar kandungan energi (nilai kalor) pada biogas, dan sebaliknya semakin kecil kandungan metana semakin kecil nilai kalor. Kualitas biogas dapat ditingkatkan dengan memperlakukan beberapa parameter yaitu : Menghilangkan hidrogen sulphur, kandungan air dan karbon dioksida (CO2). Hidrogen sulphur mengandung racun dan zat yang menyebabkan korosi, bila biogas mengandung senyawa ini maka akan menyebabkan gas yang berbahaya sehingga konsentrasi yang di ijinkan maksimal 5 ppm. Bila gas dibakar maka hidrogen sulphur akan lebih berbahaya karena akan membentuk senyawa baru bersama-sama oksigen, yaitu sulphur dioksida /sulphur trioksida (SO2 / SO3). senyawa ini lebih beracun. Pada saat yang sama akan membentuk Sulphur acid (H2SO3) suatu senyawa yang lebih korosif. Parameter yang kedua adalah menghilangkan kandungan karbon dioksida yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas, sehingga gas dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan. Kandungan air dalam biogas akan menurunkan titik penyalaan biogas serta dapat menimbukan korosif.

Ada beberapa jenis reactor biogas yang dikembangkan diantaranya adalah reactor jenis kubah tetap (Fixed-dome), reactor terapung (Floating drum), raktor jenis balon, jenis horizontal, jenis lubang tanah, jenis ferrocement. Dari keenam jenis digester biogas yang sering digunakan adalah jenis kubah tetap (Fixed-dome) dan jenis Drum mengambang (Floating drum). Beberapa tahun terakhi ini dikembangkan jenis reactor balon yang banyak digunakan sebagai reactor sedehana dalam skala kecil.

1. Reaktor kubah tetap (Fixed-dome)
Reaktor ini disebut juga reaktor china. Dinamakan demikian karena reaktor ini dibuat pertama kali di chini sekitar tahun 1930 an, kemudian sejak saat itu reaktor ini berkembang dengan berbagai model. Pada reaktor ini memiliki dua bagian yaitu digester sebagai tempat pencerna material biogas dan sebagai rumah bagi bakteri,baik bakteri pembentuk asam ataupun bakteri pembentu gas metana. bagian ini dapat dibuat dengan kedalaman tertentu menggunakan batu, batu bata atau beton. Strukturnya harus kuat karna menahan gas aga tidak terjadi kebocoran. Bagian yang kedua adalah kubah tetap (fixed-dome). Dinamakan kubah tetap karena bentunknya menyerupai kubah dan bagian ini merupakan pengumpul gas yang tidak bergerak (fixed). Gas yang dihasilkan dari material organik pada digester akan mengalir dan disimpan di bagian kubah.

Keuntungan dari reaktor ini adalah biaya konstruksi lebih murah daripada menggunaka reaktor terapung, karena tidak memiliki bagian yang bergerak menggunakan besi yang tentunya harganya relatif lebih mahal dan perawatannya lebih mudah. Sedangkan kerugian dari reaktor ini adalah seringnya terjadi kehilangan gas pada bagian kubah karena konstruksi tetapnya.

2. Reaktor floating drum
Reaktor jenis terapung pertama kali dikembangkan di india pada tahun 1937 sehingga dinamakan dengan reaktor India. Memiliki bagian digester yang sama dengan reaktor kubah, perbedaannya terletak pada bagian penampung gas menggunakan peralatan bergerak menggunakan drum. Drum ini dapat bergerak naik turun yang berfungsi untuk menyimpan gas hasil fermentasi dalam digester. Pergerakan drum mengapung pada cairan dan tergantung dari jumlah gas yang dihasilkan.

Keuntungan dari reaktor ini adalah dapat melihat secara langsung volume gas yang tersimpan pada drum karena pergerakannya. Karena tempat penyimpanan yang terapung sehingga tekanan gas konstan. Sedangkan kerugiannya adalah biaya material konstruksi dari drum lebih mahal. faktor korosi pada drum juga menjadi masalah sehingga bagian pengumpul gas pada reaktor ini memiliki umur yang lebih pendek dibandingkan menggunakan tipe kubah tetap.


Sumber: Berita Informasi Terkini Energi Alternatif

Cara Membuat Biofuel Dari Lemak Binatang Buaya


Sampai sejauh ini, pengganti bahan bakar adalah minyak biodiesel yang terbuat dari kedelai atau jagung. Masalahnya tumbuhan itu juga digunakan sebagai makanan manusia dan hewan. Para peneliti di kampus Lafayette di University of Louisiana mengklaim telah menemukan bahan boifuel yang diambil dari lemak alligator (buaya bermoncong tebal dan pendek).

Menurut prosfesor rekayasa kimia di universitas Lousiana bernama Rakesh Bajpai, buaya dipanen untuk kulit dan dagingnya, sementara lemaknya dibuang begitu saja. Alligator tidak seperti crocodile (buaya bermoncong lebih meruncing) yang masuk dalam kategori hewan yang terancam punah dan dilindungi. Sedangkan buaya masih berlimpah di Lousiana.

“Jadi jika Anda mulai melihat alligator yang mati tertabrak kendaraan di jalan, itu artinya Anda sudah tiba di Lousiana,” gurau Dr Bajpai. Penelitian yang ia lakukan bersama lima orang timnya diterbitkan di dalam jurnal Industrial Engineering Chemistry Research yang menyatakan bahwa mereka berhasil mengubah 61% lemak alligator menjadi cair dan dapat digunakan sebagai biofuel.

15 juta pound (6,8 ton) lemak alligator akan menjadi 1,23 juta galon (4.656 liter) bahan bakar dengan kandungan energi 91% dari petroleum diesel (minyak solar). Dr Bajpai dan para koleganya memperkirakan bahwa sebuah pabrik besar bisa memproduksi biofuel dari lemak alligator dengan harga US$2,40 per galon (sekitar Rp5.409 per liter), tidak termasuk biaya transportasi lemak.

Sementara lemaknya sendiri diperkirakan tidak ada harganya selama ia masuk dalam kategori limbah. Harga di atas tadi akan sangat bersaing dengan minyak solar, di Lousiana tentunya.

Setiap tahun, kira-kira 15 juta kilogram lemak buaya dibuang ke dalam tempat sampah sebagai hasil sampingan pemprosesan daging buaya. Rupa-rupanya, lemak buaya adalah calon utama untuk biodiesel hewan yang dapat diperbaharui

Kekurangan makanan di seluruh dunia telah menyebabkan kebuluran yang meluas tahun ini, terutamanya di Afrika, yang menimbulkan beberapa permasalahan tentang kekerasan (dan keadilan) menggunakan tanaman makanan seperti jagung dan kacang kedelai untuk membuat bahan bakar biofuel.

Sisa makanan adalah satu alternatif yang baik, dan kita telah melihat banyak projek yang menggunakan minyak goreng restoran repurposed sebagai biodiesel, misalnya. Tetapi ini hampir tidak dapat memenuhi keperluan diesel negara pada tahun 2008. Lemak hewan dapat diambil dari sisa makanan, tetapi beberapa lemak hewan tidak sangat sesuai untuk pembuatan bahan bakar biofuel.

Penyelidik di Universiti Louisiana telah mencoba untuk membuat lemak buaya menjadi sumber yang lebih baik. Srividya Ayalasomayajula, Ramalingam Subramaniam dan rekan-rekan mereka tahu lemak buaya mempunyai kandungan lipid tinggi, yang boleh menjadi calon biodiesel yang menjanjikan.

Untuk menguji hipotesis ini, para ilmuwan memperolei beberapa contoh lemak buaya beku dari mesin pengelola daging, dan diolah dengan gelombang mikro untuk mengeluarkan lemak. Mereka juga menggunakan pelarut kimia.

Ketua penyelidik, Rakesh Bajpai, dari American Chemcial Society berkata: “Terdapat keraguan bahwa menggunakan kacang kedelai dan bahan lain dari tanaman yang dapat dimakanan untuk menghasilkan bahan bakar biodiesel akan menaikkan harga makanan.

“Kebanyakan dari 700 juta gelen biodiesel yang dihasilkan di Amerika Syarikat datang dari minyak kacang kedelai.” Kajian ini diterbitkan dalam Industrial & Engineering Chemistry Research.

Cara Membuat Baterai Hemat Energi Dari Secangkir Kopi


Perkembangan teknologi akhir-akhir ini mulai merambah di bidang pemberdayaan sumber energi alternatif. Salah satunya ialah penggunaan kopi sebagai sumber energi. Saat ini, teknologi terbaru Nespresso Capsules tengah dikembangkan agar dapat diproduksi secara massal dan murah. Nespresso Capsules ialah sebuah baterai hemat energi yang menggunakan kopi sebagai bahan dasarnya. Ide penemuan baterai ramah lingkungan ini pertama kali digagas oleh Mischer Traxler.

Struktur sumber energi alternatif ini terdiri dari kapsul alumunium, dengan strip tembaga, air garam, dan tentunya bubuk kopi. Prinsip kerja baterai ini pun cukup sederhana, alumunium berfungsi sebagai anoda, kemudian tembaga sebagai katoda, sedangkan air garam berfungsi sebagai elektrolit. Bisa dikatakan proses kimia dalam baterai ini mirip dengan cara kerja baterai mobil.

Dalam proses kimia yang cukup sederhana tersebut, setiap baterai mampu menghasilkan energi listrik sebesar 1,5 – 1,7 Volt, setara dengan baterai ukuran AA yang sering kita gunakan. Sehingga kelak baterai hemat energi ini diharapkan mampu menggantikan baterai standar. Seperti yang kita ketahui, sumber energi baterai konvensional yang kita pakai sekarang memiliki bahan dasar yang cukup berbahaya bagi lingkungan.

Baterai bertenaga kopi ini sudah diuji penggunaannya dalam Venice Design Week, di mana 700 baterai kopi ini mampu memberi tenaga bagi jam di festival teknologi tersebut. Saat ini, kinerja baterai ini tengah dalam pengembangan. Harapannya, kelak baterai ini juga bisa menggantikan sistem baterai yang lebih rumit seperti yang digunakan produk-produk teknologi informasi, diantaranya baterai laptop maupun baterai handphone.


Sumber: Berita Terkini Energi Alternatif

Memanfaatkan Limbah Menjadi Energi Biogas

1. PENDAHULUAN
Beberapa tahun terakhir ini energi merupakan persoalan yang krusial didunia. Peningkatan permintaan energi yang disebabkan oleh pertumbuhan populasi penduduk dan menipisnya sumber cadangan minyak dunia serta permasalahan emisi dari bahan bakar fosil memberikan tekanan kepada setiap negara untuk segera memproduksi dan menggunakan energi terbaharukan. Selain itu, peningkatan harga minyak dunia hingga mencapai 100 U$ per barel juga menjadi alasan yang serius yang menimpa banyak negara di dunia terutama Indonesia. Lonjakan harga minyak dunia akan memberikan dampak yang besar bagi pembangunan bangsa Indonesia. Konsumsi BBM yang mencapai 1,3 juta/barel tidak seimbang dengan produksinya yang nilainya sekitar 1 juta/barel sehingga terdapat defisit yang harus dipenuhi melalui impor. Menurut data ESDM (2006) cadangan minyak Indonesia hanya tersisa sekitar 9 milliar barel. Apabila terus dikonsumsi tanpa ditemukannya cadangan minyak baru, diperkirakan cadangan minyak ini akan habis dalam dua dekade mendatang.

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak pemerintah telah menerbitkan Peraturan presiden republik Indonesia nomor 5 tahun 2006 tentang kebijakan energi nasional untuk mengembangkan sumber energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak. Kebijakan tersebut menekankan pada sumber daya yang dapat diperbaharui sebagai altenatif pengganti bahan bakar minyak. Salah satu sumber energi alternatif adalah biogas. Gas ini berasal dari berbagai macam limbah organik seperti sampah biomassa, kotoran manusia, kotoran hewan dapat dimanfaatkan menjadi energi melalui proses anaerobik digestion. Proses ini merupakan peluang besar untuk menghasilkan energi alternatif sehingga akanmengurangi dampak penggunaan bahan bakar fosil

2. ANAEROBIK DIGESTION
Biogas merupakan sebuah proses produksi gas bio dari material organik dengan bantuan bakteri. Proses degradasi material organik ini tanpa melibatkan oksigen disebut anaerobik digestion Gas yang dihasilkan sebagian besar (lebih 50 % ) berupa metana. material organik yang terkumpul pada digester (reaktor) akan diuraiakan menjadi dua tahap dengan bantuan dua jenis bakteri. Tahap pertama material orgranik akan didegradasi menjadi asam asam lemah dengan bantuan bakteri pembentuk asam. Bakteri ini akan menguraikan sampah pada tingkat hidrolisis dan asidifikasi. Hidrolisis yaitu penguraian senyawa kompleks atau senyawa rantai panjang seperti lemak, protein, karbohidrat menjadi senyawa yang sederhana. Sedangkan asifdifikasi yaitu pembentukan asam dari senyawa sederhana.

Setelah material organik berubah menjadi asam asam, maka tahap kedua dari proses anaerobik digestion adalah pembentukan gas metana dengan bantuan bakteri pembentuk metana seperti methanococus, methanosarcina, methano bacterium. Perkembangan proses Anaerobik digestion telah berhasil pada banyak aplikasi. Proses ini memiliki kemampuan untuk mengolah sampah / limbah yang keberadaanya melimpah dan tidak bermanfaat menjadi produk yang lebih bernilai. Aplikasi anaerobik digestion telah berhasil pada pengolahan limbah industri, limbah pertanian limbah peternakan dan municipal solid waste (MSW).

3. SEJARAH BIOGAS
Sejarah penemuan proses anaerobik digestion untuk menghasilkan biogas tersebar di benua Eropa. Penemuan ilmuwan Volta terhadap gas yang dikeluarkan di rawa-rawa terjadi pada tahun 1770, beberapa dekade kemudian, Avogadro mengidentifikasikan tentang gas metana. Setelah tahun 1875 dipastikan bahwa biogas merupakan produk dari proses anaerobik digestion. Tahun 1884 Pasteour melakukan penelitian tentang biogas menggunakan kotoran hewan. Era penelitian Pasteour menjadi landasan untuk penelitian biogas hingga saat ini.

4. KOMPOSISI BIOGAS
Biogas sebagian besar mengandung gs metana (CH4) dan karbon dioksida (CO2), dan beberapa kandungan yang jumlahnya kecil diantaranya hydrogen sulfida (H2S) dan ammonia (NH3) serta hydrogen dan (H2), nitrogen yang kandungannya sangat kecil.

Energi yang terkandung dalam biogas tergantung dari konsentrasi metana (CH4). Semakin tinggi kandungan metana maka semakin besar kandungan energi (nilai kalor) pada biogas, dan sebaliknya semakin kecil kandungan metana semakin kecil nilai kalor. Kualitas biogas dapat ditingkatkan dengan memperlakukan beberapa parameter yaitu : Menghilangkan hidrogen sulphur, kandungan air dan karbon dioksida (CO2). Hidrogen sulphur mengandung racun dan zat yang menyebabkan korosi, bila biogas mengandung senyawa ini maka akan menyebabkan gas yang berbahaya sehingga konsentrasi yang di ijinkan maksimal 5 ppm. Bila gas dibakar maka hidrogen sulphur akan lebih berbahaya karena akan membentuk senyawa baru bersama-sama oksigen, yaitu sulphur dioksida /sulphur trioksida (SO2 / SO3). senyawa ini lebih beracun. Pada saat yang sama akan membentuk Sulphur acid (H2SO3) suatu senyawa yang lebih korosif. Parameter yang kedua adalah menghilangkan kandungan karbon dioksida yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas, sehingga gas dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan. Kandungan air dalam biogas akan menurunkan titik penyalaan biogas serta dapat menimbukan korosif

5. REAKTOR BIOGAS
Ada beberapa jenis reactor biogas yang dikembangkan diantaranya adalah reactor jenis kubah tetap (Fixed-dome), reactor terapung (Floating drum), raktor jenis balon, jenis horizontal, jenis lubang tanah, jenis ferrocement. Dari keenam jenis digester biogas yang sering digunakan adalah jenis kubah tetap (Fixed-dome) dan jenis Drum mengambang (Floating drum). Beberapa tahun terakhi ini dikembangkan jenis reactor balon yang banyak digunakan sebagai reactor sedehana dalam skala kecil.

  1. Reaktor kubah tetap (Fixed-dome)
    Reaktor ini disebut juga reaktor china. Dinamakan demikian karena reaktor ini dibuat pertama kali di chini sekitar tahun 1930 an, kemudian sejak saat itu reaktor ini berkembang dengan berbagai model. Pada reaktor ini memiliki dua bagian yaitu digester sebagai tempat pencerna material biogas dan sebagai rumah bagi bakteri,baik bakteri pembentuk asam ataupun bakteri pembentu gas metana. bagian ini dapat dibuat dengan kedalaman tertentu menggunakan batu, batu bata atau beton. Strukturnya harus kuat karna menahan gas aga tidak terjadi kebocoran. Bagian yang kedua adalah kubah tetap (fixed-dome). Dinamakan kubah tetap karena bentunknya menyerupai kubah dan bagian ini merupakan pengumpul gas yang tidak bergerak (fixed). Gas yang dihasilkan dari material organik pada digester akan mengalir dan disimpan di bagian kubah. Keuntungan dari reaktor ini adalah biaya konstruksi lebih murah daripada menggunaka reaktor terapung, karena tidak memiliki bagian yang bergerak menggunakan besi yang tentunya harganya relatif lebih mahal dan perawatannya lebih mudah. Sedangkan kerugian dari reaktor ini adalah seringnya terjadi kehilangan gas pada bagian kubah karena konstruksi tetapnya.
  2. Reaktor floating drum
    Reaktor jenis terapung pertama kali dikembangkan di india pada tahun 1937 sehingga dinamakan dengan reaktor India. Memiliki bagian digester yang sama dengan reaktor kubah, perbedaannya terletak pada bagian penampung gas menggunakan peralatan bergerak menggunakan drum. Drum ini dapat bergerak naik turun yang berfungsi untuk menyimpan gas hasil fermentasi dalam digester. Pergerakan drum mengapung pada cairan dan tergantung dari jumlah gas yang dihasilkan. Keuntungan dari reaktor ini adalah dapat melihat secara langsung volume gas yang tersimpan pada drum karena pergerakannya. Karena tempat penyimpanan yang terapung sehingga tekanan gas konstan. Sedangkan kerugiannya adalah biaya material konstruksi dari drum lebih mahal. faktor korosi pada drum juga menjadi masalah sehingga bagian pengumpul gas pada reaktor ini memiliki umur yang lebih pendek dibandingkan menggunakan tipe kubah tetap.
  3. Reaktor balon
    Reaktor balon merupakan jenis reaktor yang banyak digunakan pada skala rumah tangga yang menggunakan bahan plastik sehingga lebih efisien dalam penanganan dan perubahan tempat biogas. reaktor ini terdiri dari satu bagian yang berfungsi sebagai digester dan penyimpan gas masing masing bercampur dalam satu ruangan tanpa sekat. Material organik terletak dibagian bawah karena memiliki berat yang lebih besar dibandingkan gas yang akan mengisi pada rongga atas.

6. KONSERVASI ENERGI
Konversi limbah melalui proses anaerobik digestion dengan menghasilkan biogas memiliki beberapa keuntungan, yaitu :

  • Biogas merupakan energi tanpa menggunakan material yang masih memiliki manfaat termasuk biomassa sehingga biogas tidak merusak keseimbangan karbondioksida yang diakibatkan oleh penggundulan hutan (deforestation) dan perusakan tanah.
  • Energi biogas dapat berfungsi sebagai energi pengganti bahan bakar fosil sehingga akan menurunkan gas rumah kaca di atmosfer dan emisi lainnya.
  • Metana merupakan salah satu gas rumah kaca yang keberadaannya duatmosfer akan meningkatkan temperatur, dengan menggunakan biogas sebagai bahan bakar maka akan mengurangi gas metana di udara.
  • Limbah berupa sampah kotoran hewan dan manusia merupakan material yang tidak bermanfaaat, bahkan bisa menngakibatkan racun yang sangat berbahaya. Aplikasi anaerobik digestion akan meminimalkan efek tersebut dan meningkatkan nilai manfaat dari limbah.
  • Selain keuntungan energy yang didapat dari proses anaerobik digestion dengan menghasilkan gas bio, produk samping seperti sludge. Meterial ini diperoleh dari sisa proses anaerobik digestion yang berupa padat dan cair. Masing-masing dapat digunakan sebagai pupuk berupa pupuk cair dan pupuk padat.

7. KESIMPULAN
Harga bahan bakar minyak yang makin meningkat dan ketersediaannya yang makin menipis serta permasalahan emisi gas rumah kaca merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat global. Upaya pencarian akan bahan bakar yang lebih ramah terhadap lingkungan dan dapat diperbaharui merupakan solusi dari permasalahan energi tersebut. Untuk itu indonesia yang memiliki potensi luas wilayah yang begitu besar, diharapkan untuk segera mengaplikasi bahan bakar nabati. Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari proses anaerobik digestion dan memiliki prosepek sebagai energi pengganti bahan bakar fosil yang keberadaaanya makin.

Panel Surya Dirumah Dapat Mendinginkan Rumah dan Membangkitkan Listrik


Panel surya di atas atap rumah Anda tak hanya menghasilkan energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan. Panel itu juga mendinginkan rumah atau tempat Anda bekerja. Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Jan Kleissl, dosen teknik lingkungan di Jacobs School of Engineering di University of California (UC) San Diego, mengungkapkan manfaat pendinginan temperatur yang diberikan oleh panel photovoltaic surya.

Dalam studi yang akan dipublikasikan di jurnal Solar Energy, Kleissl dan timnya melakukan pencitraan panas untuk menghitung efek itu. Mereka menemukan bahwa pada siang hari suhu langit-langit bangunan di bawah panel surya lebih dingin tiga derajat Celsius ketimbang langit-langit di bawah atap biasa. Pada malam hari, panel itu menjaga panas tetap di dalam bangunan, mengurangi ongkos pemanas pada musim dingin di negara empat musim. “Lihatlah efek samping positifnya,” kata Kleissl.

Ketika makin banyak perumahan dan bangunan komersial memasang panel surya di atas atap, maka harus dipikirkan dampak panel surya itu pada ongkos energi total bangunan. Tim Kleissl memastikan biaya yang dihemat untuk mendinginkan gedung sama dengan memperoleh diskon 5 persen untuk harga panel surya selama masa pakai panel itu. Dengan kata lain, penghematan ongkos pendinginan setara dengan menjual energi listrik 5 persen lebih banyak ke perusahaan listrik daripada energi yang sebenarnya dihasilkan panel surya.

Data untuk studi tersebut dikumpulkan dari atap Powell Structural Systems Laboratory di Jacobs School of Engineering selama tiga hari di pada April. Pemantauan dilakukan menggunakan sebuah kamera inframerah termal. Gedung itu dilengkapi dengan panel surya yang dipasang dengan kemiringan tertentu dan panel yang diletakkan sejajar dengan atap. Beberapa bagian atap dibiarkan kosong tanpa tertutup panel.

“Panel itu berfungsi seperti penutup atap,” kata Anthony Dominguez, ketua proyek tersebut.

Cahaya matahari yang biasanya memanggang atap dan menyebabkan panas menembus atap dan langit-langit bangunan kini dihalangi oleh panel surya yang menyerap panas tersebut. Sebagian panas sisanya hilang terbawa angin yang berembus di antara panel dan atap.

Manfaat pendinginan akan semakin besar bila ada celah terbuka sehingga udara dapat bersirkulasi antara bangunan dan panel surya. Akibatnya, panel yang terpasang miring memberi pengaruh pendinginan lebih besar. “Makin efisien panel surya itu, makin besar efek pendinginannya,” kata Kleissl.

Para peneliti menganalisis panel surya menurunkan panas yang menimpa atap hingga 38 persen. “Ada cara yang jauh lebih efisien untuk mendinginkan gedung secara pasif, seperti membran atap reflektif,” ujarnya. “Tapi, jika Anda mempertimbangkan memasang panel surya, Anda dapat mengharapkan penurunan energi yang cukup besar untuk mendinginkan rumah atau kantor Anda.”

Sumber: http://rumahenergi.com/panel-surya-dirumah-dapat-mendinginkan-rumah-dan-membangkitkan-listrik-66

Pasir Silisium Energi Masa Depan Murah Pengganti Bensin dan Energi Fosil


Energi merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat karena hampir semua aktivitas manusia selalu membutuhkan energi. Misalnya untuk penerangan, proses industri atau untuk menggerakkan peralatan rumah tangga diperlukan energi listrik, untuk menggerakkan kendaraan baik roda dua maupun empat diperlukan bensin, serta masih banyak peralatan di sekitar kehidupan manusia yang memerlukan energi. Sebagian besar energi yang digunakan di Indonesia berasal dari energi fosil yang berbentuk minyak bumi dan gas bumi.

Selama bertahun-tahun sejak masa Orde Baru sampai Orde Reformasi, pasir laut kita ditambang secara besar-besaran dengan kapal-kapal keruk. Pasir itu dijual ke Singapura dan dipakai negara itu untuk mereklamasi pantainya sehingga negara pulau itu bertambah areanya. Jadi, pasir laut itu hanya dinilai sebagai tanah uruk (land-fill), dan karena dibeli secara borongan dengan partai besar, harganya sangat murah. Padahal seharusnya jika dapat dikelola dengan baik pasir tersebut dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif sehingga dapat digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Pasir terdapat di banyak tempat, baik dalam bentuk batuan atau pasir seperti yang terdapat di gurun pasir. Pasir sebagian besar tersusun oleh silisiumdioksida, sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku produksi silisium. Dalam proses pengolahan silisiumdioksida menjadi silisium atau bahan metal yang berwarna abu-abu dapat digunakan energi yang ramah lingkungan dan disediakan oleh alam, yaitu energi angin atau tenaga dari sinar matahari. Silisium merupakan bahan tidak beracun serta memiliki kandungan energi seperti karbon, yang merupakan inti energi fosil. Energi dalam silisium tersimpan dengan aman karena adanya ikatan kimia, serta dapat dipindahkan ke tempat yang lain dengan aman.

Silisium murni merupakan bahan baku industri yang bernilai miliaran dollar, karena silisium merupakan bahan baku untuk memproduksi chip komputer dan silikon. Saat dilakukan proses produksi silisium menjadi silikon diperoleh produk samping cair, Tetramethylsilan (TMS) yang memiliki energi bakar sebesar bensin dari minyak bumi. Apabila TMS ini dibakar, maka akan dihasilkan energi serta gas CO2 yang lebih sedikit dibandingkan bensin serta pasir bersih. Dengan demikian, TMS ini bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif masa depan, walaupun perlu diperhatikan pasir yang dihasilkan selama proses pembakaran.

Reaktor silisium merupakan reaktor yang ramah lingkungan, karena dalam proses pembakaran untuk menghasilkan energi, reaktor ini menggunakan gas O2 dan N2 yang banyak tersedia di udara bebas. Panas yang dihasilkan dari proses pembakaran dapat digunakan untuk menjalankan turbin yang dapat menghasilkan energi listrik. Selain dihasilkan energi panas, dalam proses pembakaran juga dihasilkan pasir dan silisium nitrit, yang dapat digunakan untuk memproduksi keramik atau gelas. Adapun dari silisium nitrit sendiri dapat dihasilkan gas NH3 atau amoniak, yang juga dapat digunakan sebagai bahan bakar penggerak motor atau mobil di masa yang akan datang. Selain itu, gas CO2, yang dikeluarkan selama proses dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan methan, bahan bakar pengganti bensin.

Pengetahuan awal tentang penggunaan pasir sebagai bahan bakar alternatif di masa mendatang masih perlu dikembangkan lebih lanjut. Tetapi terobosan ilmiah ini perlu mendapat perhatian dari semua pihak baik pemerintah, perusahaan, dan lembaga penelitian atau perguruan tinggi yang memberikan prioritas dalam pengembangan energi masa depan.

Indonesia merupakan negara yang mempunyai potensi energi alternatif yang cukup besar. Dengan sebutan negara agraris, negara maritim, negara penuh gunung api, negara dengan seribu hutannya, dan masih banyak lagi sebutannya merupakan lahan bagi energi alternatif. Dengan pemakaian energi fosil yang cukup besar membuat membuat menipisnya simpanan hasil tambang membuat negara-negara berlomba-lomba untuk memakai energi alternatif. Sayang dibeberapa negara dengan keadaan alamnya yang terbatas membuat kesulitan untuk menghasilkan energi alternatif.

Begitu juga Indonesia, disini keuntungan dari Indonesia, dengan jumlah sumber alam yang cukup banyak membuat energi alternatif menjadi cukup mudah, tetapi hal itu harus didukung dengan pemerintah dengan membuat kebijakan yang mengarah untuk perkembangan pembuatan dan pemakaian energi alternatif.

Pada pertemuan tahunan para ahli silisium bulan Mei 2000 di Tromse, Norwegia, seperti yang diberitakan majalah Stren tanggal 9 November 2000, diperoleh ide untuk memanfaatkan pasir sebagai sumber energi alternatif masa depan yang diungkapkan oleh Prof Nobert Auner dari Universitas Frankfurt, Jerman. Ide ini diperolehnya setelah dia mendengarkan presentasi Gudrun Tamme dari PT Wacker, Berghausen, Jerman, tentang “Silisium dan Tembaga Dioksida dalam Produksi Silikon merupakan Campuran yang Berbahaya?”.

Tema ini diangkat berdasarkan pengalaman PT Wacker pada tahun 1998 yang memproduksi silan (produk antara dalam proses produksi silikon). Silo tempat penyimpanan silisium dan tembaga dioksida menunjukkan kenaikan temperatur yang sangat tinggi, dari suhu ruang menjadi 200 derajat Celsius dan bahan campuran dalam silo tersebut menjadi sangat keras. Selanjutnya silo tersebut dikurangi isinya hingga separuh, dengan harapan suhu akan turun. Akan tetapi, suhu dalam silo masih tetap tinggi, bahkan suhu di tengah silo menunjukkan angka 400 derajat Celsius.

Para pekerja berupaya menurunkan suhu silo dengan cara menyiramkan air pada bagian luar silo, karena sangat berbahaya apabila air bereaksi dengan silisium maka akan terjadi reaksi panas yang luar biasa, bahkan bisa menimbulkan ledakan pada silo. Usaha ini belum berhasil, kemudian ditempuh upaya dengan mengalirkan gas nitrogen dan selanjutnya gas argon untuk menurunkan suhu silo. Usaha yang ditempuh terakhir ini menunjukkan hasil positif, suhu silo kembali normal.

Pada saat dilakukan penyaluran gas argon ke dalam silo, diketahui adanya “lava” dalam bahan campuran di dalam silo tersebut. Lava ini yang memberikan ide bagi Prof Nobert Auner untuk memanfaatkan pasir yang memiliki penyusun utamanya silisium dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif masa depan. Kondisi tersebut merupakan ide dasar untuk menggunakan pasir sebagai bahan bakar. Berdasarkan kondisi yang terjadi di PT Wacker tersebut dan hasil penelitian di Universitas Frankfurt, maka ada beberapa kemungkinan dalam pemanfaatan pasir tersebut antara lain yaitu:

  1. Pasir terdapat di banyak tempat, baik dalam bentuk batuan atau pasir seperti yang terdapat di gurun pasir. Pasir sebagian besar tersusun oleh silisiumdioksida, sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku produksi silisium. Dalam proses pengolahan silisiumdioksida menjadi silisium atau bahan metal yang berwarna abu-abu dapat digunakan energi yang ramah lingkungan dan disediakan oleh alam, yaitu energi angin atau tenaga dari sinar matahari. Silisium merupakan bahan tidak beracun serta memiliki kandungan energi seperti karbon, yang merupakan inti energi fosil. Energi dalam silisium tersimpan dengan aman karena adanya ikatan kimia, serta dapat dipindahkan ke tempat yang lain dengan aman. Sebagai bahan pembanding pada tabel I ditampilkan besarnya energi yang dihasilkan oleh beberapa sumber energi alternatif.
  2. Silisium murni merupakan bahan baku industri yang bernilai miliaran dollar, karena silisium merupakan bahan baku untuk memproduksi chip komputer dan silikon. Dari silikon masih dapat diproduksi beberapa macam barang lanjutan seperti bahan pembuatan cat, payudara buatan, bahan kosmetik, contact-lens, keramik, dan ban mobil. Saat dilakukan proses produksi silisium menjadi silikon diperoleh produk samping cair, Tetramethylsilan (TMS) yang memiliki energi bakar sebesar bensin dari minyak bumi. Apabila TMS ini dibakar, maka akan dihasilkan energi serta gas CO2 yang lebih sedikit dibandingkan bensin serta pasir bersih. Dengan demikian, TMS ini bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif masa depan, walaupun perlu diperhatikan pasir yang dihasilkan selama proses pembakaran.
  3. Reaktor silisium merupakan reaktor yang ramah lingkungan, karena dalam proses pembakaran untuk menghasilkan energi, reaktor ini menggunakan gas O2 dan N2 yang banyak tersedia di udara bebas. Panas yang dihasilkan dari proses pembakaran dapat digunakan untuk menjalankan turbin yang dapat menghasilkan energi listrik. Selain dihasilkan energi panas, dalam proses pembakaran juga dihasilkan pasir dan silisium nitrit, yang dapat digunakan untuk memproduksi keramik atau gelas. Selain itu, silisium nitrit bisa digunakan sebagai bahan pelapis yang tahan goresan, kelembaban udara, api, dan asam.

Di samping itu juga dihasilkan gas yang mempunyai komposisi 80 persen gas N2, CO2, dan O2 yang mirip dengan komposisi gas di udara bebas sehingga tidak banyak menimbulkan masalah polusi. Adapun dari silisium nitrit sendiri dapat dihasilkan gas NH3 atau amoniak, yang juga dapat digunakan sebagai bahan bakar penggerak motor atau mobil di masa yang akan datang. Di samping itu amoniak juga bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk urea atau pupuk nitrogen.

Apabila hal ini bisa dilaksanakan, maka akan dapat dilakukan perbaikan proses untuk menghasilkan pupuk urea, yaitu dengan tidak digunakannya lagi proses klasik Haber-Bosch yang membutuhkan temperatur dan tekanan yang tinggi serta memerlukan biaya proses yang mahal. Selain itu, gas CO2, yang dikeluarkan selama proses dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan methan, bahan bakar pengganti bensin. Pembakaran gas methan juga akan menghasilkan gas CO2 lagi, tetapi menurut Daniel Herbst dari Universitas Karlsruhe, Jerman, dapat pula dihasilkan cairan bahan bakar yang bebas CO2 melalui proses bioteknologi atau elektrolisa.

Pengetahuan awal tentang penggunaan pasir sebagai bahan bakar alternatif di masa mendatang masih perlu dikembangkan lebih lanjut. Tetapi terobosan ilmiah ini perlu mendapat perhatian dari semua pihak baik pemerintah, perusahaan, dan lembaga penelitian atau perguruan tinggi yang memberikan prioritas dalam pengembangan energi masa depan.

Di Indonesia yang selama ini dimanja dengan berbagai fasilitas kekayaan alamnya, masih sangat rendah perhatiannya terhadap penggunaan energi secara efektif. Hal ini sangat perlu diubah untuk mengantisipasi era globalisasi yang semakin dekat, karena isu penggunaan energi atau manajemen energi maupun manajemen lingkungan hidup akan menjadi isu penting dari produk-produk perdagangan dunia. Dengan diberlakukannya ISO 14000 tentang manajemen lingkungan serta ISO 14040 mengenai Life Cycle Assessment (LCA) semakin menyadarkan kita bahwa pengelolaan lingkungan hidup, kekayaan alam, serta manajemen energi pasti akan menjadi salah satu isu penting di dunia perdagangan internasional.

Klik Iklan Ini

Tinggalkan Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Blogger Templates | Modified by Ali Shodikin